Takdir Cinta kita
Hatimu selembut kapas
membuaiku dalam mimpi tanpa batas
Malas ku untuk bangun
dari ranjang cintamu yang harum
damai dalam dekapanmu
dengan segala kepedihan tumpah di bahu
Ku bisikan tentang mimpi kita
namun engkau menyambutnya dengan air mata
Maafkan aku. ..
Lirih ku berbisik dihatimu
Mungkin Tuhan tak ingin kita bersatu
namun rasa ini segalanya hanya padamu
Kasih...
Tidurkan aku dalam pelukmu
pelukan terakhir diantara mimpi dan nyataku
Diantara air mata ku genggam erat jemari tanganmu
membuaiku dalam mimpi tanpa batas
Malas ku untuk bangun
dari ranjang cintamu yang harum
damai dalam dekapanmu
dengan segala kepedihan tumpah di bahu
Ku bisikan tentang mimpi kita
namun engkau menyambutnya dengan air mata
Maafkan aku. ..
Lirih ku berbisik dihatimu
Mungkin Tuhan tak ingin kita bersatu
namun rasa ini segalanya hanya padamu
Kasih...
Tidurkan aku dalam pelukmu
pelukan terakhir diantara mimpi dan nyataku
Diantara air mata ku genggam erat jemari tanganmu
Komentar
Posting Komentar