Bingkisan Luka
Masihkah ingat janji kita.
Kita saling setia..
Kita punya harapan dan impian..
Mewujudkan cinta kita menuju mahligai.
Aku pergi untuk kembali.
Mewujudkan janji kita.
Kau iringiku dengan Doa.
Senyuman indahmu menjadi Bingkisan samangatku.
Tapi kenapa kini bingkisan indahmu itu.
Menjadi bingjkisan luka.
Dulu manis sekarang pahit ku telan.
Kau tak mampu menjaga hatimu.
Matamu silau dengan materi.
Hatimu lemah dan tak berperasaan.
Aku Yang lebih mencintai dan mengertimu.
Tapi kau lebih memilih dia punya segalanya yang di impikan.
Komentar
Posting Komentar